MAKALAH
SISTEM INFORMASI ENTERPRISE
Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Sistem
Informasi Enterprise
Disusun
Oleh:
Sarni 1210705131

FAKULTAS
SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS
ISLAM NEGERI
SUNAN GUNUNG
DJATI
BANDUNG
2013
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami ucapkan kehadirat Allah SWT, atas berkat
rahmat dan karunianya dan kepada Rosulullah SAW yaitu penyampai pertama
Al-qur’an, akhirnya telah dapat diselesaikan Makalah Sistem Informasi Enterprise.
Dalam penyusunan Makalah Sistem Informasi Enterprise ini tidak sedikit
hambatan yang kami hadapi. Namun kami menyadari bahwa
kelancaran dalam penyusunan materi ini tidak lain berkat bantuan,
dorongan dan bimbingan dari rekan-rekan semua, sehingga kendala- kendala
yang kami hadapi teratasi. Oleh karena
itu kami mengucapakan terima kasih kepada Semua pihak yang telah
membantu dan ikut berpartisipasi dalam penyusunan makalah ini.
Semoga hasil-hasil yang dituang dalam makalah ini ada manfaatnya bagi
ilmu pengetahuan dan kehidupan kita sehari hari dalam ilmu teknologi yang
sedang berkembang pada saat ini.
Bandung, Oktober 2013
Penyusun
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR i
DAFTAR ISI ii
BAB I
PENDAHULUAN 1
1. Latar Belakang 1
2. Perumusan Masalah 1
BAB II
PEMBAHASAN 2
1.
Sistem
Informasi Enterprise 2
2.
Konsep
Organisasi dan Manajemen di Perusahaan 2
3.
Sistem
dan Sistem Informasi di Perusahaan. 4
4.
Teknologi
Informasi untuk Perkembangan Perusahaan 5
5.
Keuntungan
Perusahaan yang Menggunakan Sistem Informasi 6
6.
Langkah-langkah
untuk Memperoleh Kesuksesan dalam Perusahaan 7
7. Bagaimana Sistem Informasi Bisa Gagal
dalam Perusahaan 7
BAB III
KESIMPULAN 10
DAFTAR
PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Zaman sekarang, kebutuhan manusia dalam akses data semakin
menaningkat, ini disebabkan adanya pola pergeseran hidup manusia ke arah yang
lebih berkembang. Dengan pemanfaatan komputer hal ini dapat terfasilitasi
dengan cepat. Akibatnya akan terjadi keefisiansian waktu, biaya dan resource,
sehingga akan menghasikan output yang optimal. Disisi lain kebutuhan akan akses
data itu terhalangi oleh adanya jarak dan waktu, terkadang kita membutuhkan
akses informasi saudara kita yang berada di negara yang berbeda.
Sistem informasi merupakan sebuah susunan yang terdiri dari
beberapa komponen seperti orang, aktivitas, data, perangkat keras, perangkat
lunak, dan jaringan yang terintegrasi yang berfungsi untuk mendukung dan
meningkatkan operasi sehari-hari sebuah bisnis, juga menyediakan kebutuhan
informasi untuk pemecahan masalah dan pengambilan keputusan oleh manajer
2.
Perumusan
Masalah
Adapun
permusan masalah dalam makalah ini adalah sebagai berikut:
·
Apa yang anda pahami dengan sistem informasi
enterprise ?
·
Jelaskan konsep organisasi dan manajemen di
perusahaan?
·
Apa yang dimaksud dengan sistem dan sistem
informasi di perusahaan?
·
Kenapa teknologi informasi sangat diperlukan
bagi perkembangan perusahaan?
·
Apa keuntungan perusahaan yang menggunakan
sietem informasi ?
·
Langkah apa saja yang harus dilakukan oleh
perusahaan untuk kesuksesan perusahaan tersebut?
·
Bagaimana sistem informasi bisa gagal dalam
suatu perusahaan?
BAB II
PEMBAHASAN
1. Sistem Informasi Enterprise
Enterprise adalah sebuah sistem dari manusia,
peralatan, material, data, kebijakan dan prosedur yang muncul untuk menyediakan
sebuah produk atau pelayanan, dengan tujuan mendapatkan keuntungan. Sistem
Informasi Enterprise mendukung struktur organisasi yang sebelumnya tidak
mungkin untuk menciptakan budaya organisasi yang lebih disiplin. Sistem
informasi Enterprise adalah sistem Informasi yang detail dari sudut pandang perusahaan dijadikan sebagai manajemen sumber
daya perusahaan yang melayani kebutuhan informasi.
EIS adalah platform teknologi yang bisa menyatukan
semua informasi dari berbagai bagian menjadi satu (single) informasi secara
logikal, sehingga Enterprise (perusahaan/organisasi) bisa mendapatkan informasi
yang dibutuhkan dengan mudah. Dalam hal ini, tidak hanya sekedar penggunaan
teknologi jaringan misal LAN (local area network) sehingga antar divisi
terhubung secara fisik tapi juga integrasi proses bisnis masing masing divisi.
Dibutuhkan juga penyatuan semua database secara logikal, sehingga bukan hanya
antar divisi tapi juga pengaksesan informasi untuk semua level di organisasi
baik dari staf operasional, manajer maupun direktur.
2. Konsep Organisasi dan Manajemen di Perusahaan
a. Konsep Organisasi
Organisasi merupakan alat yang
digunakan manusia untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Keberhasilan organisasi
merupakan gabungan antara kemahiran manajerial dan keterampilan teknis para
pelaksana kegiatan operasional. Manajemen selalu berkaitan dengan kehidupan
organisasi. Tujuan mempelajari organisasi pada umumnya untuk memperbaiki antar
hubungan manusia, perilaku organisasi, berusaha menolong manusia dan organisasi
agar dapat saling berhubungan secara lebih efektif.
Suatu organisasi
memiliki unsur-unsur sebagai berikut :
·
Manusia
(Man) : dalam keorganisasian, manusia sering disebut sebagai pegawai atau
personel yang terdiri dari semua anggota organisasi
·
Kerjasama
(Team Work) : suatu kegiatan bantu-membantu antar sesama anggota oeganisasi
yang dilakukan bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama.
·
Tujuan
bersama (Goals Oriented) adalah
arah atau sasaran yang dicapai, Tujuan merupakan titik akhir dari apa yang
diharapkan atau dicapai dalam organisasi.
·
Peralatan
(Equipment) : segala sesuatu yang digunakan dalam organisasi seperti uang,
kendaraan, gedung, tanah dan barang modal lainnya.
·
Lingkungan
(Environtment) adalah kondisi atau situasi yang secara langsung atau tidak
langsung mempengaruhi berjalannya organisasikarena kondisi atau situasi sangat
dekat hubungannya dengan organisasi dan anggotanya.
b. Konsep Manajemen
Manajemen merupakan suatu ilmu dan seni
menggerakan orang lain untuk mencapai tujuan tertentu. Manajemen penerapannya
bersifat situasional yaitu tergantung situasi dan kondisi serta kekhasan dari
organisasi yang memakainya. Manajemen terdiri dari dari fungsi-fungsi berupa
perencanaan, pengorganisasian, penyusunan staf, pengkoordinasian pengarahan dan
pengendalian adalah menyangkut kegiatan pembentukan struktur pengambilan
keputusan dan interksi manusia.
Tugas-tugas dalam manajemen perusahaan dapat dikelompokkan secara luas
menjadi empat.
·
Perencanaan : menetapkan
ikhtisar operasi dan serangkaian kebijakan, program umum dan organisasi yang
diperlukan.
·
Pelaksanaan & Pengendalian : rencana diimplementasikan dan sistem yang cocok diciptakan dan diterapkan
untuk memeriksa prestasi terhadap rencana untuk mengendalikan dan memodifikasi
operasi. Tujuannya adalah untuk mencapai prestasi yang memuaskan dan mencatat
pengalaman dan informasi yang diperoleh, sebagai bahan untuk menyusun pedoman
bagi perencanaan yang masa depan.
·
Motivasi : menyangkut usaha
memperkeras dorongan kerja semua anggota organisasi dan menemukan cara-cara
untuk meningkatkan prestasi individual.
·
Koordinasi : fungsi ini mengusahakan agar setiap
bagian perusahaan bekerjasama menurut rencana dan menjamin bahwa seluruh tim
tetap bekerjasama. Fungsi ini menyeimbangkan kebutuhan atau kepentingan
departemen yang berbeda-beda dan bertentangan
3.
Sistem dan Sistem Informasi di Perusahaan.
a. Sistem di Perusahaan
Sistem adalah prosedur logis dan rasional untuk merancang
suatu rangkaian komponen yang berhubungan satu dengan yang lainnya dengan
maksud untuk berfungsi sebagai suatu kesatuan dalam usaha mencapai suatu tujuan
yang telah ditentukan (L. James Havery). Sistem adalah suatu kesatuan yang
terdiri dari komponen atau elemen yang duhubungkan bersama untuk memudahkan
aliran informasi materi atau energy (wikipedia). Sistem di perusahaan adalah
suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul
bersama-sama untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu.
b. Sistem Informasi di Perusahaan
Sistem Informasi adalah kombinasi
dari teknologi informasi dan
aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan
manajemen. Dalam
arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan merujuk
kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. Dalam
pengertian ini, istilah ini digunakan untuk merujuk tidak hanya pada penggunaan
organisasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK),
tetapi juga untuk cara di mana orang berinteraksi dengan teknologi ini dalam
mendukung proses bisnis.
Sistem Informasi Perusahaan adalah
suatu sistem berbasis komputer yang dapat melakukan semua tugas akuntansi
standar bagi semua unit organisasi secara terintegrasi dan terkoordinasi.
Sistem Informasi Perusahaan Disebut juga EntIS (Enterprise Information System).
Tujuan dari EntIS adalah untuk Mengumpulkan dan menyebarkan data ke seluruh
proses yang terdapat di sebuah organisasi, EntSI menyediakan data yang
digunakan manajer untuk membuat sebuah keputusan dalam merencanakan dan
mengendalikan proses bisnis.
4. Teknologi Informasi untuk Perkembangan Perusahaan
Teknologi
informasi memudahkan manusia dalam mengerjakan pekerjaan dan tugas yang harus
dikerjakan. Kemajuan teknologi komunikasi
diperlukan dalam perkembangan perusahaan karena dapat mempermudah komunikasi
antara suatu tempat dan tempat yang lain, semakin maraknya penggunaan Teknologi
Informasi akan semakin membuka lapangan pekerjaan, bisnis yang berbasis
Teknologi Informasi atau yang biasa disebut e-commerce dapat
mempermudah transaksi-traansaksi bisnis suatu perusahaan atau perorangan, informasi
yang dibutuhkan akan semakin cepat dan mudah di akses untuk kepentingan
pendidikan.
Penerapan Teknologi Informasi
dan Komunikasi banyak digunakan para usahawan. Kebutuhan efisiensi waktu dan
biaya menyebabkan setiap pelaku usaha merasa perlu menerapkan teknologi informasi
dalam lingkungan kerja. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi
menyebabkan perubahan bada kebiasaan kerja. Misalnya penerapan Enterprice
Resource Planning (ERP). ERP adalah salah satu aplikasi perangkat lunak yang
mencakup sistem manajemen dalam perusahaan.
Teknologi informasi diyakini
memberikan manfaat bagi pemakaian dalam hal ini perusahaan dan meluas ke segala
aspek aktivitas termasuka ktivitas yang berhubungan dengan manajerial seperti
proses perencanaan, pengendalian informasi dan bahkan memasukkan teknologi ke
dalam isu-isu yang berhubungan dengan manajemen. Manfaat teknologi informasi
ini dapat berupa manfaat kualitatif maupun manfaat kuantitatif. Manfaat
kuantitatif terdiri dari pengurangan biaya operasi dan perbaikan produk dan
jasa yang ditawarkan. Sedangkan manfaat kualitatif berupa: analisis data lebih
cepat, penyajian laporan manajemen lebih baik, beberapa pekerjaan dapat
dilakukan individu yang sama, penghematan waktu, akses data tepat waktu, data
yang disajikan lebih akurat, dan perbaikan dalam pengambilan keputusan.
5. Keuntungan Perusahaan yang Menggunakan Sistem Informasi
Sistem
informasi diperlukan oleh perusahaan untuk mengolah data menjadi informasi,
sehingga berbagai pihak yang membuat keputusan, dapat menggunakan informasi tersebut
untuk membuat keputusan yang tepat. Keuntungan sistem informasi untuk mendukung
strategi bisnis organisasi, proses bisnis, struktur dan budaya organisasi dalam
meningkatkan nilai bisnis dari organisasi khususnya dalam lingkungan bisnis
yang dinamis.
Sebuah sistem
informasi adalah sistem buatan manusia yang berisi himpunan terintegrasi dari
komponen-komponen manual dan komponen-komponen terkomputerisasi yang bertujuan
untuk mengumpulkan data, menyimpan data, memproses data, dan menghasilkan
informasi. Sebuah sistem informasi melayani dua fungsi penting dalam sebuah
organisasi. Pertama, sistem informasi mencerminkan dan mengamati aksi-aksi
dalam sistem operasi, yaitu dengan memproses, mencatat, dan melaporkan
transaksi-transaksi operasional. Kedua, sistem informasi mendukung
kegiatan-kegiatan manajerial, termasuk pembuatan keputusan-keputusan manajemen.
Keutungan
sistem informasi bagi perusahaan diantaranya:
·
Tingkat
kontrol yang diharapkan pembeli untuk menilai transfer teknologi harus menjadi
pertimbangan.
·
Umumnya
sistem informasi yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan perusahaan karena
karyawan yang ditugaskan mengerti kebutuhan sistem dalam perusahaan.
·
Biaya
pengembangannya relatif lebih rendah karena hanya melibatkan pihak perusahaan.
·
Sistem
informasi yang dibutuhkan dapat segera direalisasikan dan dapat segera
melakukan perbaikan untuk menyempurnakan sistem tersebut.
·
Sistem
informasi yang dibangun sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan dan
dokumentasi yang disertakan lebih lengkap.
·
Mudah
untuk melakukan modifikasi dan pemeliharaan (maintenance) terhadap
sistem informasi karena proses pengembangannya dilakukan oleh karyawan
perusahaan tersebut.
·
Adanya
insentif tambahan bagi karyawan yang diberi tanggung jawab untuk mengembangkan
sistem informasi perusahaan tersebut.
·
Lebih
mudah melakukan pengawasan (security access) dan keamanan data lebih
terjamin karena hanya melibatkan pihak perusahaan. Sistem informasi yang
dikembangkan dapat diintegrasikan lebih mudah dan lebih baik terhadap sistem
yang sudah ada.
6.
Langkah-langkah untuk Memperoleh
Kesuksesan dalam Perusahaan
Faktor-faktor
yang benar-benar berpengaruh terhadap keberhasilan perusahaan yaitu sebgai
berikut:
·
Prinsip-prinsip
bisnis dasar dan sistem-sistem target/kontrol.
·
Organisasi
yang berorientasikan strategi.
·
Pemanfaatan
teknologi informasi sebagai pengambilan keputusan.
·
Pemakaian
potensi pegawai dengan lebih baik.
·
Sebuah
gaya kepemimpinan yang efisien.
·
Sistem-sistem
informasi dan komunikasi yang market intelligent
·
Mempraktikkan
orientasi pelanggan
7.
Bagaimana Sistem Informasi Bisa Gagal
dalam Perusahaan
faktor-faktor yang menyebabkan suatu perusahaan
gagal dalam menerapan sistem informasi ialah:
a. Kurangnya tidaknya
dukungan dari pihak eksekutif atau manajemen
Semua keputusan pada suatu perusahaan berada pada pihak manajemen,
jika pihak manajemen memberikan dukungan penuh pada suatu proyek sistem
informasi maka hal tersebut akan memberikan dampak positif pada pengguna dan
staf pelayanan teknis informasi. Jika pihak manajeman kurang memberikan
dukungan, maka dapat mengakibatkan penerapan sistem informasi perusahaan
menjadi sia-sia, karena akan menyebabkan banyak hambatan dalam prosesnya. Hal
ini pun akan dapat menyebabkan kegagalan dalam penerapan sistem informasi. Oleh
karna itu dukungan penuh dari pihak manajemen sangat lah penting dalam
menentukan keberhasilan sistem informasi dalam perusahaan
b. Keterlibatan atau
input dari end user
Sikap positif dari pengguna terhadap sistem informasi akan sangat
mendukung berhasil atau tidaknya penerapan sistem informasi. Sikap positif
dalam bentuk dukungan dan kompetensi dari user, serta hubungan yang
baik antara user dengan teknisi merupakan faktor sikap yang
menguntungkan dan sangat penting bagi berhasilnya penerapan sistem informasi.
Melibatakan pengguna dalam desain dan operasi sistem informasi
adalah salah satu alternatif yang tepat untuk mendukung keberhasilan sistem
informasi pada perusahaan, hal tersebut dikarnakan penguna akan memiliki kempatan
untuk dapat mendisain sistem tersebut sesuai dengan kebutuhannya. Adanya
kesenjangan komunikasi antara pengguna dan perancang sistem informasi terjadi
karena pengguna dan spesialis sistem informasi cenderung memiliki perbedaan
dalam latar belakang, kepentingan dan prioritas
c. Perencanaan Memadai
Perencanaan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam berbagai
aspek, oleh karna ini perencanaan yang memadai merupakan salah satu faktor yang
dapat menyebabkan berhasil atau tidaknya penerapan sistem informasi. Jika suatu
pengembangan dan penerapan sistem informasi tidak didukung dengan perencanaan
yang memadai, maka dapat menyebabkan tidak terpenuhinya keinginan dan
kepentingan berbagai pihak di perusahaan.
d. Inkompetensi secara
Teknologi
Kesuksesan pengembangan sistem informasi tidak hanya bergantung
pada penggunaan alat atau teknologinya saja, tetapi juga manusia sebagai
perancang dan penggunanya. Sistem informasi harus dikembangkan untuk memenuhi
kebutuhan dan keinginan pengguna. Kompleksitas sistem bukanlah merupakan
jaminan perbaikan kinerja, bahkan menjadi hambatan jika tidak didukung oleh
kesiapan sumber daya manusia dalam tahapan implementasinya. Hal ini sering
terjadi terutama pada perusahaan yang pengetahuan teknologi informasinya
rendah.
Jika pengembangan sistem informasi diserahkan pada orang-orang yang
kurang berkompeten dibidangnya maka akan berakibat fatal bagi perusahaan ketika
sistem tersebut telah diterapkan.Pengembangan sistem informasi sebagai salah
satu sarana pencapaian tujuan perusahaan, sehingga keduanya harus relevan,
serta perlu disiapkan
BAB III
KESIMPULAN
1. Sistem
Informasi Enterprise merupakan sistem yang dibangun oleh organisasi untuk
membantu dalam menyelesaikan proses bisnis yang ada pada yang dapat mendukung
dari tujuan yang dilakukan oleh berbagai pihak yang ada pada organisasi untuk
dapat mencapai tujuan yang dicapai.
2. Organisasi pada umumnya untuk
memperbaiki antar hubungan manusia, perilaku organisasi, berusaha menolong
manusia dan organisasi agar dapat saling berhubungan secara lebih efektif dan Manajemen merupakan suatu ilmu dan seni
menggerakan orang lain untuk mencapai tujuan tertentu.
3. Sitem Informasi Perusahaan adalah
sitem yang berbasis computer untuk mendukung operasi dan manajemen di
perusahaan.
4. Teknologi informasi diyakini memberikan manfaat
bagi pemakaian dalam hal ini perusahaan dan meluas ke segala aspek aktivitas
termasuk aktivitas yang berhubungan dengan manajerial.
5. Sistem informasi diperlukan oleh
perusahaan untuk mengolah data menjadi informasi, sehingga berbagai pihak yang
membuat keputusan, dapat menggunakan informasi tersebut untuk membuat keputusan
yang tepat.
6. Langkah-langkah untu memperoleh
kesuksesan dalam perusahaan : Prinsip-prinsip bisnis dasar dan sistem-sistem
target/control, organisasi yang berorientasikan strategi, Pemakaian potensi
pegawai dengan lebih baik, sebuah gaya kepemimpinan yang efisien, sistem-sistem
informasi dan komunikasi yang market intelligent, mempraktikkan orientasi
pelanggan.
7. Sistem
informasi dikatakan gagal karena, Kurangnya dukungan manajemen eksekutif dan input dari end-user,
pernyataan kebutuhan dan spesifikasi yang tidak lengkap dan selalu
berubah-ubahin serta kompetensi secara teknologi.
DAFTAR PUSTAKA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar